Asuransi Harta Benda (Property All Risk / Industrial All Risk)

Property All Risk adalah polis yang mengcover segala risiko kecuali yang dikecualikan dalam polis

Manfaat

  • Ganti Rugi Akibat Kerusakan

    Memberikan ganti rugi atas kerusakan, kehilangan, dan kehancuran harta benda (material damage)

  • Ganti Rugi Akibat Kerugian

    Memberikan ganti rugi atas hilangnya keuntungan akibat gangguan usaha yang disebabkan oleh kerusakan harta benda

  • Manfaat Ekspansi

    Memberikan kompensasi atas biaya yang telah dikeluarkan dengan tambahan premi, untuk:
    a. Biaya pembersihan puing-puing
    b. Biaya isi ulang/penggantian alat pemadam kebakaran
    c. Klaim pihak ketiga

Pengecualian

  1. Perang, huru hara, huru hara, penjarahan, revolusi, pengambilalihan, terorisme
  2. Radiasi, ionisasi, kontaminasi radioaktif nuklir
  3. Kesengajaan/sembrono tertanggung atau mewakili tertanggung
  4. Pemutusan hubungan kerja sebagian atau seluruhnya
  1. Properti dalam pembangunan
  2. Properti sedang dalam perbaikan, pembersihan, renovasi
  3. Properti dalam perjalanan melalui darat, kereta api, udara atau air (diasuransikan dengan polis asuransi kargo laut)
  4. Kendaraan darat, laut, udara, ruang air, lokomotif dan sejenisnya
  5. Perhiasan, batu mulia, medali, barang langka/karya seni
  6. Pohon kayu, hewan, gunung, ikan, tanaman
  7. Tanah, jalan, rel kereta api, bendungan, kanal, kabel, terowongan, jembatan, pipa, pelabuhan, tambang, properti lepas pantai
  8. Sewa barang, kredit dan sejenisnya
  9. Langsung/tidak langsung disebabkan oleh:
  • Keterlambatan, kehilangan pasar, kegagalan instalasi
  • Ketidakjujuran, kecurangan, penipuan
  • Menghilang, menghilang, menyusut karena alasan yang tidak diketahui
  • Tangki air dan perlengkapannya yang meledak, meluap, terlepas atau bocor saat tidak digunakan
  • Karat, aus, korosi, jamur, kutu, basah, kering, larva serangga
  • Polusi, kontaminasi
  • Peraturan mengenai konstruksi, perbaikan atau penghancuran bangunan yang diasuransikan
  • Kerutan, perubahan warna/rasa/tekstur, penurunan berat badan
  • Perubahan suhu, kelembapan, atau kegagalan fungsi sistem pendingin atau pemanas
  • Angin, hujan, hujan es, salju, banjir, atau debu yang merusak benda bergerak di area terbuka, pagar, atau pekarangan
  • Biaya pemeliharaan/pemeliharaan
  • Biaya perbaikan, desain, kesalahan pengerjaan
  Dan pengecualian lainnya secara khusus disebutkan dalam polis

Important Information

1. Klausa tambahan
Dalam polis terdapat beberapa klausula tambahan (additional clauses) yang memuat definisi, jaminan tambahan dan yang tidak dijamin. Klausul ini akan diberikan berdasarkan permintaan perusahaan dan pertimbangan risiko yang dihadapinya.
2. Nilai Pertanggungan.
Nilai pertanggungan pada polis dibagi menjadi beberapa sesi terpisah, yaitu gedung, perabot, persediaan dan mesin. Uang pertanggungan tidak kurang dari biaya pemulihan jika harta benda diperoleh kembali yang berarti biaya penggantian obyek pertanggungan dengan obyek baru dalam kondisi yang sama.
3. Deductible.
Polis ini tidak mencakup jumlah yang dapat dikurangkan (dengan risiko Anda sendiri) yang tercantum dalam Ikhtisar Polis sehubungan dengan setiap kerugian sebagaimana ditentukan setelah penerapan semua syarat dan ketentuan lainnya pada polis.
4. Pekerjaan bangunan yang dapat diasuransikan.
Hampir semua jenis pekerjaan bangunan dapat diasuransikan dengan produk ini, antara lain: toko, gudang, supermarket, mall, hotel, karaoke/klub malam, villa, sekolah, kantor, dan lain-lain.
5. Konstruksi bangunan.
Ada 3 jenis konstruksi bangunan dalam asuransi properti, yaitu:
a. Konstruksi kelas 1
Jika dinding, lantai dan semua komponen pendukung struktural dan penutup atau dibuat seluruhnya dan seluruhnya dari bahan yang tidak mudah terbakar. Jendela dan/atau pintu dan rangkanya, dinding partisi dan penutup lantainya dapat diabaikan.
b. Konstruksi kelas 2
Apabila bangunan gedung tersebut mempunyai kriteria yang sama dengan yang disebutkan pada bangunan gedung kelas 1 (satu), tetapi dengan konsesi sebagai berikut:

  • Penutup atap dapat dibuat dari sirap kayu keras
  • Dinding mungkin mengandung bahan yang mudah terbakar hingga maksimum 20% dari luas dinding
  • Lantai dan struktur pendukung dapat dibuat dari kayu

c. Konstruksi kelas 3
Jika kriteria bangunan berada di luar kelas konstruksi 1 dan 2

Data Minimum Yang Dibutuhkan

  1. Rincian Tertanggung
  2. Lokasi Risiko
  3. Masa Asuransi
  4. Bunga dan Uang Pertanggungan
  5. Rincian bangunan yang akan diasuransikan
  6. Informasi untuk barang Berbahaya
  7. Jenis perangkat proteksi kebakaran yang dipasang
  8. Sistem keamanan
  9. Riwayat Kerugian
  10.  

Tata Cara Klaim

1. Dalam hal terjadi suatu peristiwa yang dapat menimbulkan suatu klaim, tertanggung harus:

  • Segera memberitahu Penanggung melalui telepon/email, mengenai sifat dan tingkat kerugian, kehancuran atau kerusakan
  • Mengambil semua langkah dalam kendalinya untuk meminimalkan tingkat kehilangan, kehancuran atau kerusakan;
  • Menjaga bagian-bagian yang terkena dampak dan menyediakannya untuk diperiksa oleh perwakilan atau surveyor Penanggung;
  • Menyerahkan semua informasi dan dokumen hukum yang diminta oleh penanggung;
  • Segera laporkan kepada pihak kepolisian yang berwenang apabila terjadi kehilangan atau kerusakan karena pencurian atau pembongkaran atau kerusakan karena perbuatan jahat

Setelah pemberitahuan diberikan kepada perusahaan asuransi berdasarkan kondisi ini, perwakilan perusahaan asuransi memiliki kesempatan untuk memeriksa kehilangan, kerusakan atau kerusakan sebelum perbaikan atau perubahan dilakukan.

2. Tertanggung tidak berhak memberikan harta benda kepada Penanggung, baik diambil alih oleh Penanggung maupun tidak

Dokumen Pendukung Klaim

  1. Surat klaim
  2. Detail kronologis kejadian
  3. Foto-foto yang menggambarkan properti yang terkena dampak secara rinci
  4. Laporan polisi (sehubungan dengan kebakaran, perampokan/pencurian)
  5. Laporan cuaca pada saat terjadi kerugian yang dikeluarkan oleh BMKG (terkait banjir, kerusakan air karena hujan, angin ribut dan lain sebagainya)
  6. Rincian klaim didukung dengan, namun tidak terbatas pada, kutipan/faktur untuk memperbaiki/mengganti properti yang terkena dampak (bangunan/isi/persediaan/mesin), untuk memungkinkan Penanggung dalam menilai klaim yang diajukan.
  7. Dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh Penanggung

  8. Catatan: jika klaim melibatkan klaim dalam jumlah besar, Penanggung berhak untuk melakukan pemeriksaan lapangan dengan menunjuk surveyor/loss adjuster